Dikira mau nyebrang
- Ech: "Aaah dasar kamu sih kanan kiri oke"
- Me: ..................
Pediatric Class
HIV-AIDS Pediatric Class
pagi-pagi
- Dad: "Dek lagi ngapain?"
- Me: "Lagi sarapan pa"
- Dad: "Kok tumben udah bangun?"
- Me: "Iya kan mau kuliah"
- Dad: "Kok tumben kuliah?"
- Me: "Iya mau selesein skripsi"
- Dad: "Kok tumben selesein skripsi?"
- Me: .......................
- Dad: "Kok tumben diem?"
- Me: ......................... "Kok ga penting sih?"
- Dad: "Oh"
- Me: "Oh juga"
- Tut tut tut (memutuskan pembicaraan ga penting antara bapak dan anak)
- Dad: "Halo"
- Me: "Ngapain lagi sih?"
- Dad: "Kok pendek?"
- Me: "Siapa?"
- Dad: "Adek"
- Me: .................................
- KLIK tut tut tut
Just found this one at library. You guys have to read it. It’s sooo funny :) (Taken with instagram)
Let’s support cak number-1 👫 (Taken with Instagram at Balai Kota Surabaya)
akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yg biasa
pada suatu ketika yg telah lama kita ketahui
apakah kau masih selembut dahulu memintaku minum susu
sambil membenarkan letak leher kemejaku
kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih
lembah mandalawangi
kau dan aku tegak berdiri melihat hutan-hutan yg menjadi suram
meresapi belaian angin yg menjadi dingin
apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika kudekap, kau dekaplah lebih mesra
lebih dekat
apakah kau masih akan berkata
kudengar detak jantungmu
kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta
cahaya bulan menusukku dengan ribuan pertanyaan
yg takkan pernah aku tahu dimana jawaban itu
bagai letusan berapi bangunkan dari mimpi
sudah waktunya berdiri mencari jawaban kegelisahan hati
Puisi Cahaya Bulan - Soe Hok Gie
via ashrirs
Random Daze theme by Polaraul



